Setyabudi as a Student!

 Saya punya ambisi yang besar.Sepanjang hari sepanjang waktu saya selalu memikirkan bagaimana langkah selanjutnya untuk menjadi yang terbaik.Utamanya disekolah.

Sewaktu pertama kali disekolah,saya adalah anak yang bodoh.Bisa dilihat dari peringkat saya dikelas.Saya selalu mendapat peringkat dibawah 10 besar.Sewaktu itu,peringkat 14 saja sudah bangga sekali.Berlanjut ke kelas 4 saya mulai punya warna baru dan kepercayaan diri yang lebih.Saya menjadi Setyabudi yang senang mencari perhatian gurunya.Setiap pertanyaan yang Guru lontarkan selalu dijawab baik oleh Setyabudi.Pada Akhirnya dia bisa menduduki peringkat 8 dikelas.Lanjut ke kelas 5 dia konsisten dengan nilainya sampai bisa mendapat peringkat 5.Dan sewaktu kelas 6 dia masih bersemangat hingga mendapat peringkat 4,dan 2 sewaktu Ujian Nasional.

Mengawali pendidikan di SMP,Setyabudi sangat bersemangat.Sayangnya semangat itu tidak bertahan lama.Karna semenjak punya HP,Setyabudi jadi sering lup waktu.Akhirnya meskipun tetap digolongkan sebagai anak yang otaknya encer.Setyabudi tetap tidak pernah puas.

Memasuki jenjang SMK,Setyabudi mengambil jurusan pemesinan.Mungkin dia salah jurusan.Mesin tetap bukan semangatnya.Dia tidak yakin setelah lulus dia akan mendapat pekerjaan di bidang mesin.Tapi apa boleh dikata,toh dia bersekolah di SMK JATENG Purbalingga yang segala biayanya gratis.Jadi dia tidak mengeluarkan modal sedikitpun.Dan pada akhirnya dia seharusnya menyimpan banyak uang hasil menabungnya selama sekolah.

SMP,SMK penuh drama.

Komentar