Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2022

Setyabudi as a child.

 Lahir dari seorang Ibu bapak bodoh.Mereka selalu punya sisi keluguan mereka sendiri.Walaupun pada akhirnya mereka menyadari kebodohan mereka.Tapi kebodohan selanjutnya akan mereka lakukan lagi. Ibu adalah seorang yang lugu.Dia tau posisinya adalah orang yang sering disakiti orang lain.Sementara Bapak adalah orang yang sombong.Dia mengatakan tidak ada yang lebih dari dia di dunia ini.Nah,dekat dengan orang seperti itu adalah sebuah kesialan. Fakta yang barusan adalah aib keluarga.Tapi ya sudah,memang adanya seperti itu. Setyabudi adalah anak yang tidak suka menuntut lebih.Setiap anak meminta banyak keinginan mereka.Sementara Setyabudi tetap berdiri tegak dengan keluguanya untuk diam.Menyadari segala sesuatunya tidak untuk dituntut tapi untuk diterima.

Setyabudi as a Student!

 Saya punya ambisi yang besar.Sepanjang hari sepanjang waktu saya selalu memikirkan bagaimana langkah selanjutnya untuk menjadi yang terbaik.Utamanya disekolah. Sewaktu pertama kali disekolah,saya adalah anak yang bodoh.Bisa dilihat dari peringkat saya dikelas.Saya selalu mendapat peringkat dibawah 10 besar.Sewaktu itu,peringkat 14 saja sudah bangga sekali.Berlanjut ke kelas 4 saya mulai punya warna baru dan kepercayaan diri yang lebih.Saya menjadi Setyabudi yang senang mencari perhatian gurunya.Setiap pertanyaan yang Guru lontarkan selalu dijawab baik oleh Setyabudi.Pada Akhirnya dia bisa menduduki peringkat 8 dikelas.Lanjut ke kelas 5 dia konsisten dengan nilainya sampai bisa mendapat peringkat 5.Dan sewaktu kelas 6 dia masih bersemangat hingga mendapat peringkat 4,dan 2 sewaktu Ujian Nasional. Mengawali pendidikan di SMP,Setyabudi sangat bersemangat.Sayangnya semangat itu tidak bertahan lama.Karna semenjak punya HP,Setyabudi jadi sering lup waktu.Akhirnya meskipun tetap digolong...

About me!

Saya Setyabudi.  Saya adalah orang yang egois.Saya selalu berdiri diatas kesombongan diri sendiri.Setiap orang melihat saya sebagai orang yang ringan.Mudah berbicara dan membawa suasana.Seorang melihat saya sebagai orang yang tidak mau ambil resiko.Sementara yang lainya melihat saya sebagai orang yang suka tantangan.Kepemimpinan,hanya salah satunya.Sementara melalui tantangan yang saya pilih,saya terus berperang dengan diri sendiri.Memerangi ketidak konsistenan saya.Memerangi kerapuhan saya.Menghancurkan segala beban yang selalu saya bawa sendiri.